HUT Taspen Surakarta 43 Tahun

Bersama Kita Jalin Silaturahim Dan Komunikasi Tanpa Batas

Konco TJATOET 1701

Konco Gowes Tjatoet 1701 Dari Pabelan Kartasura

Gowes Paseduluran Minggu Delanggu

Gowes Bareng Madagaskar Dan Tjatoet 1701 Jalin Silaturahmi

Ketua Madagaskar Komandan Roy

Kumpul Para Sesepuh Komunitas Onthel Di Kota Boyolali

Kartasura 14 Maret 2016

Temu Kangen Paseduluran Komunitas Onthel Kartasura Dan Solo

Selasa, 10 Mei 2016

Madagaskar Untuk BLO IV - Bandoeng

“Laju sepeda kumbang di jalan berlubang
Selalu begitu dari dulu waktu jaman Jepang”

Begitu satu potongan lirik lagu “Guru Oemar Bakri” yang dibawakan Iwan Fals di album Sarjana Muda pada tahun 1981. “Guru Oemar Bakri”, satu lagu yang langsung terbesit saat mendengar kata sepeda onthel atau sering disebut juga dengan sepeda kumbang.

Sepeda onthel ini memang memiliki nilai yang lebih dari segi keunikan bentuk serta sejarah yang melekat di dalamnya. Tak jarang kita melihat berbagai film berlatar jaman perang dunia ataupun foto dari buku sejarah memperlihatkan bahwa onthel menjadi kendaraan masyarakat saat sebelum kendaraan bermesin belum banyak digunakan. Oleh karena itu onthel kini memiliki nilai prestisius tersendiri yang membuat harganya cukup melambung di pasaran tak kalah dengan sepeda gunung.

Nilai yang dimiliki oleh onthel inilah yang membuat berbagai macam komunitas sepeda onthel hadir di tengah-tengah masyarakat, beberapa di antaranya adalah PSBB (Paguyuban Sapedah Baheula Bandoeng) dan KOSTI (Komunitas Sepeda Tua Indonesia). Dari tahun ke tahun penggemar sepeda onthel ini terus bertambah seiring dengan makin besarnya komunitas onthel serta kencangnya arus informasi melalui media internet. Oleh karena itu PSBB yang didukung oleh KOSTI menyelenggarakan perhelatan akbar bertajuk “Bandoeng Laoetan Onthel” yang digelar untuk keempat kalinya di Bandung pada 6-8 Mei 2016 bertempat di Gudang Persediaan PT. KAI Jl. Sukabumi No,20 Bandung. Sumber : http://yourbandung.com/


Tak hanya itu, namun komunitas onthel “MADAGASKAR” dari kota kartasura – sukoharjo juga turut serta hadir dipagelaran acara BLO IV kota bandung tersebut. Belasan anggota pasukan madagaskar berangkat dari kartasura jumat petang sekitar pukul  17.00 wib. Dengan membawa misi nguri uri kabudayan kasunanan surakarta para onthelis madagaskar menampil’kan seragam atau pakaian Surjan Peranak’an alias “klambi lurik”, walau sebetul’nya khas motif lurik berasal dari kota jogjakarta namun dengan sentuhan kolaborasi ageman ke’soloan MADAGASKAR tampil menawan membawa’kan budaya khas jawa solo.

Puas, Bangga, Capek dan sebagai’nya rasa bercampur aduk saat kami wawancari dua anggota madagaskar (mas jhon & mas endra) sepulang dari event akbar tersebut. Selepas dari BLO IV – Bandung madagaskar akan melawat ke kota pahlawan yaitu: surabaya yang insyaallah pagelaran temu onthel nusantara akan diselenggarakan masih dibulan bulan ini.

Congratulations And Success Madagaskar...

Ditulis Oleh WahYou Eka


Kamis, 05 Mei 2016

Sehari Jelang Keberangkatan Madagaskar Ke BLO IV

Sehari jelang keberengkatan pasukan onthelis MADAGASKAR – KARTASURA ke event akbar Bandoeng Laoetan Onthel IV. Setelah beberapa hari sebelum’nya semua disibukan dengan persiapan persiapan keberangkatan mulai dari seragam yang akan dikena’kan, pembelian tiket kereta dan pembuatan id card kini tibalah saat’nya hari yang ditunggu tunggu’nya  yaitu hari keberangkatan MADAGASKAR di acara BLO IV kota Bandoeng.

(Jumat, 06/05/2016) esok belasan pasukan madagaskan akan menghadiri event akbar tersebut, namun sebelum’nya berbagai masalah telah menghantui’nya dari kesalahan ketik nama terang pada tiket kereta, tidak kebagian’nya tiket kereta oleh 3 orang anggota madagaskar dan kini ia dititip’kan pada komunitas Koboy – Boyolali, dan lain lain. Bukan Pasukan Madagaskar kalau tidak bisa melewati masalah dengan mulus ..heuheu
Semua sudah terbilang kelar dan tinggal menunggu jam peberangkatan saja.


Naah... Disini ada fenomena yang menarik dari salah satu anggota madagaskar, sebut saja “MAS BENK” ia sangking semangat’nya sampe beberapa hari ini susah makan dan tidur ..heuheu
Tapi itu semua tidak mempengaruhi berat badan’nya yang lebih, tetep diatas 80 kg dan siap pancal sepeda kebo’nya di BLO IV mendatang.



MADAGASKAR satu satu’nya komunitas onthel yang akan mewakili kota kartasura di event akbar tersebut. Maka dari itu warga kartasura turut bangga atas keterwakilan’nya di gelaran event akbar “khusus’nya pecinta sepeda onthel”

Jaya.. Jaya Selalu Madagaskar !!

Dan Salam Semangat Buat Mas Benk !!

Ditulis Oleh : WahYou Eka

Minggu, 01 Mei 2016

VIDEO: Kekompakan Madagaskar Dan Tjatoet

Video ini diambil saat MADAGASKAR & TJATOET
meng'agendakan kegiatan Gowes Bareng di Jalan Tol - Sindon
dan Area Penemuan Situs dan Benda Benda Purbakala - Boyolali.


Tonton Video :



Ditulis Oleh : WahYou Eka

Liputan Madagaskar Dan Tjatoet Di Lokasi Temuan Situs Purbakala

Sebelum kami “Madagaskar & Tjatoet” menentukan route gowes minggu (01/05/2016) melalui group WA kami share pada anggota dolan kemana enak’e hari minggu besok. Usul punya usul ada salah satu anggota Madagaskar (Ekhsan Mahendra) yang merekomendasikan untuk gowes dolan bareng ke situs peninggalan yang kata’nya berita baru baru saja diketemukan. Pada saat itu usulan’nya direspon positif oleh anggota anggota lain, dan secara spontan kami menjadwal’kan untuk route gowes minggu ini selain 


ke tol sindon kami juga mampir ke area temuan situs tersebut sekaligus meliput berita atas temuan benda benda purbakala itu. Berikut liputan dari koresponden Madagaskar & Tjatoet :

Sebuah situs dan benda purbakala ditemukan diarea persawahan milik Sumarno, warga Dukuh Gunung Wijil, Desa Giriroto, Kecamatan Ngemplak - Boyolali.
Menurut beliau benda benda purbakala tersebut berbentuk arca peninggalan sejarah hindu kuno, Sebelum menemukan situs itu Sumarno sendiri mengatakan awal'nya tanah persawahan'nya itu hanya untuk dikapling kapling kebutuhan perumahan. Setelah satu bidang tanah yang dikapling udah laku terjual dihari hari selanjut'nya ia seperti mendapat  firasat melalui mimpi untuk menggali bidang tanah selanjut'nya.


Dengan dibantu warga sumarno mencoba  membuktikan firasat yang ia peroleh dari mimpi'nya dengan alasan penasaran dan ingin mengetahui'nya, setelah area persawahan digali ditemukanlah dua arca setinggi anak bayi. "ujar sumarno
Temuan benda benda tersebut sudah saya laporkan ke Museum Arca Boyolali, dan petugas dari BPCB juga sudah meninjau lokasi. Dua arca tersebut langsung saya serahkan ke BPCB, "kata sumarno saat kami wawancari

Tapi sayang saat rombongan kami Madagaskar dan Tjatoet tinjau area penemuan dua arca tersebut sudah tidak ada, untuk pengobat rasa kecewa kami pose bersama Mas Marno sekalian tanya menanya soal temuan'nya, kata beliau dua arca tersebut adalah Arca Mahakala dan Nandeswara, dua benda peninggalan pra sejarah hindu kuno. "tandas'nya
Kami juga menanyakan "apa mas marno masih ingin menggali lokasi temuan lagi"
Jawab beliau: "ini tetap kami gali pelan pelan, kami sangat penasaran"


Naah.. itu saja yang bisa kami liput Luur, cos kami cuma sekedar wartawan gadungan ..hehehe
Ditulis Oleh : WahYou Eka

Madagaskar Dan Tjatoet Dolan Bareng Ke Situs Sejarah Hindu Kuno


Minggu pagi ini mendung redup, sementara disana matahari sidikit agak genit sembari mengintip kami MADAGASKAR dan TJATOET jalan jalan bersepeda di Tol Sindon – Boyolali.

Minggu (01/05/2016) seperti biasa olah kegiatan gowes bersama sama teman komunitas onthel kartasura keliling kota atau desa desa, untuk kali ini kami MADAGASKAR dan TJATOET telah sepakat menentukan route perjalanan kami yaitu menyambangi Proyek Pembangunan Jalan Tol Sindon serta Situs Peninggalan Sejarah yang barusan diketemukan ditanah boyolali, tepatnya di Gunung Wijil, Giriroto, Ngemplak, Boyolali.

Seperti biasa start dari mabes masing masing jam 06.00 pagi, kemudian ditengah perjalanan kami saling bertemu dan melanjut’kan perjalanan menuju route yang telah kami sepakati semula. Namun tengah perjalanan salah satu anggota ada yang mendapati alangan Ban Bocor, kemudian dengan sigap komandan rombongan Pak Roy segera mengontak rombongan yang sudah ada didepan untuk berhenti sejenak menunggu proses penggarapan tambal oleh Ahli.

Naah.. ini cerminan sikap kesetiakawanan yang ditunjuk’kan MADAGASKAR dan TJATOET ..heuheu

Kami harap untuk komunitas komunitas onthel yang lain mencontoh nggih Luur !!

Ting Tong.. Ting Tong.. suara klakson onthel Mas Doni berbunyi, Arti’nya penggarapan Ban Bocor onthel’nya sudah rampung dan rombongan segera bergegas melanjut’kan perjalanan.
Sesampai’nya ditujuan Tol Sindon para onthelis madagaskar dan tjatoet dengan muka yang sedikit ceria berfoto bersama sekaligus pengambilan atau pembuatan video dari drown oleh Mas Ekhsan Mahendra.

Naah.. berikut foto foto hasil jepretan kami :

Madagaskar & Tjatoet 1701

Tol Sindon - Ngemplak

Tol Sindon - Ngemplak

Tol Sindon - Ngemplak

Jalan berliku, meliuk liuk dan terjal akses menuju situs sejarah di Gunung Wijil, Giriroto, Ngemplak, Boyolali.
Konon cerita didaerah tersebut baru baru ini telah diketemukan 2 buah arca pra sejarah hindu kuno. (kata Mas Marno) si penemu situs, namun disini admin tidak akan mengupas tuntas mengenai situs tersebut entar kalo admin ceritakan laman posting ini gak cukup Luur ..heuheu
Untuk cerita mengenai situs tersebut akan admin ceritakan di lain halaman nggih !!

Kembali ke tangtop !!
Ups Salah ..heuheu

Maksud’nya kembali kecerita perjalanan madagaskar dan tjatoet, setelah rombongan onthelis tiba di area situs seperti biasa yang berulang ulang kami foto foto bersama serta pembuatan video lhooo. Namun disana atas usulan Pak Supri salah satu anggota kami (wartawan gadungan) untuk mewawancari Mas Marno sang penemu situs ..heuheu

Disana aksi Mas Ekhsan Mahendra kembali spontan muncul tiba tiba untuk memain’kan drown’nya dalam pembuatan video dokumenter perjalanan kami.

Naah.. berikut foto foto hasil jepretan :
Area Situs Peninggalan Sejarah Hindu Kuno
Area Situs Peninggalan Sejarah Hindu Kuno

Area Situs Peninggalan Sejarah Hindu Kuno

Foto Bersama Mas Marno Sang Penemu Situs

Terima Kasih & Tunggu Tayangan Video'nya Di Situs Youtube Nggih !!
Ditulis Oleh : WahYou Eka