HUT Taspen Surakarta 43 Tahun

Bersama Kita Jalin Silaturahim Dan Komunikasi Tanpa Batas

Konco TJATOET 1701

Konco Gowes Tjatoet 1701 Dari Pabelan Kartasura

Gowes Paseduluran Minggu Delanggu

Gowes Bareng Madagaskar Dan Tjatoet 1701 Jalin Silaturahmi

Ketua Madagaskar Komandan Roy

Kumpul Para Sesepuh Komunitas Onthel Di Kota Boyolali

Kartasura 14 Maret 2016

Temu Kangen Paseduluran Komunitas Onthel Kartasura Dan Solo

Tampilkan postingan dengan label Liputan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Liputan. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 11 Maret 2017

KRITIK : Rendah'nya Nilai Etika Berkendara

Selamat Pagi Luur..
Selamat Membaca Cerita Kami..
Rendah’nya Nilai Etika Berkendara: Beberapa hari ini telinga kita selalu dibisik’kan kabar yang sangat memilukan, kabar tentang rendah’nya nilai etika berkendara dijalan raya yang menyebab’kan meningkat’nya tragedi kecelakaan tragis dan selalu memakan korban jiwa. Lain hal’nya kasus diatas, kami sebagai onthelis juga sering mendapati perlakuan ngawur oleh para pengendara mesin yang acap kali ugal ugalan dijalan serta seakan akan merampas hak kami “onthelis” untuk ikut menikmati mulus’nya aspal jalan raya diera modern.

Naah.. itu’lah yang terjadi belakangan ini oleh karena minim / krisis etika berkendara.

Kembali Kasus Diatas..

Melihat mulai dari kasus di Makamhaji, Klewer Delanggu, Kleco Solo dan Warung Pelem Solo lagi lagi tragedi kecelakaan maut antara truk vs motor, entah siapa yang salah siapa yang benar dalam mereka mentaati aturan berkendara bukan’lah semata mata menjadikan tragedi itu terjadi namun rendah’nya nilai etika berkendara’lah yang memicu kasus menghunus. Tingkat kesabaran dan kesadaran yang terbungkus didalam wadah etika berkendara dijaman sekarang sudah mulai menghilang, yang ada adalah faktor adrenalin dan kesombongan dalam mengemudikan mesin di jalan jalan.

Beretika’lah Dalam Berkendara Kawan !!

Keselamatan Dijalan Dinanti Keluarga Kalian !!

Sebelum’nya kami mohon maaf, Bukan’nya kami bersombong untuk menggurui namun tulisan ini kami tujukan untuk kritik menumbukan kembali nilai etika berkendara yang belakangan ini sudah hampir usang, bawa’lah sikap sabar dan sadar yang beretika dijalan dalam mengemudi’kan mesin.

(terakhir) Satu pertanyaan yang belum bisa kami terima.
Ada Apa Dengan Truk Dan Motor ??

Ditulis Oleh : WahYou Eka

Minggu, 22 Januari 2017

Kopdar Onthelis Sukoharjo Makmur

SUKOHARJO, JATENG – Ratusan pengemar Sepeda Onthel yang tergabung dalam Komunitas Onthel se’Sukoharjo pagi tadi memadati area jalan kawasan Solo Baru tepat’nya didepan halaman super market hartono mall, komunitas onthel yang terdiri dari Madagaskar Kartasura, KTM, Pringgodani Gatak, FOC Baki, Tjatoet Kartasura Timur, KOPI, Panjer Isuk, Pranan dll  menggelar Gowes Kopdar dalam rangka menjalin silaturahmi antar onthelis se’sukoharjo.  (22/01/2017)
Gowes dengan sepeda onthel merupakan agenda rutin yang dilaksanakan oleh komunitas sepeda onthel di Sukoharjo dengan maksud dan tujuan tetap mempertahankan keberadaan sepeda tua di Sukoharjo serta menjalin informasi antar onthelis.  Selain itu untuk mengurangi polusi udara dari asap kendaraan di hari minggu dengan bersepeda.
“Lainnya adalah untuk ajang silaturahmi sesama komunitas Sepeda Onthel se’Sukoharjo. Termasuk diskusi untuk saling tukar pikiran dan pengalaman seputar Sepeda Onthel sesama komunitas” Ujar Muh Asrori Ketua Komunitas sepeda Onthel Madagaskar Kartasura.

Begitu juga ujar Muslim (35) salah satu peserta gowes sepeda onthel sangat terkesan sekali dengan kegiatan komunitas sepeda onthel tersebut. “Teryata pengemar sepeda tua ini banyak temanya khususnya di sukoharjo ini sangat luar biasa. Komunitas ini tidak memandang apa status’nya dan umur’nya bagi siapa saja warga sukoharjo yang ingin bergabung bisa langsung bergabung  di komunitas” Katanya Singkat.

Ditulis Oleh : AGUNG NUGROHO / MAN

Senin, 06 Juni 2016

Ngabuburit Barengan Kita, Bersepeda Menunggu Saat Buka Puasa

Assalamu’alaikum Sedulur’ku Semua..

Selamat Menunai’kan Ibadah Puasa 1437 H, Semoga Kita Semua Diberikan Kekuatan-NYA..

Banyak yang bertanya tanya, Apa sich sebener’e istilah kata “NGABUBURIT” ??

Yaa, untuk mengawali cerita admin akan sedikit menjelas’kan maksud atau pengertian dari istilah kata “NGABUBURIT”

“NGABUBURIT” bukanlah istilah asing bagi kebanya'kan orang. Terlebih lagi istilah Ngabuburit akan kerap kita dengar dan kenal lebih mendalam saat bulan puasa Ramadhan datang. Karena disaat itu, istilah Ngabuburit menjadi lebih identik atau eksis dan mendapatkan tempat tersendiri di lingkungan sekitar kita. Baik itu kerabat keluarga yang mengucapkan’nya, sahabat atau teman serta orang - orang yang kita kenal dekat. Istilah ngabuburit sering kali kita dengar disaat bulan ramadan tiba, Sehingga istilah Ngabuburit itu sendiri menjadi kata yang baku sebagai pemanis suasana bagi masyarakat muslim di Indonesia ketika bulan ramadan tiba.

Lanjut, istilah kata Ngabuburit itu sendiri berasal dari Bahasa Sunda - Jawa Barat, yang berasal dari kata “BURIT” yang merepresentasikan waktu yang berarti sore atau menjelang Maghrib. Istilah Ngabuburit juga umum diucapkan banyak orang ketika menunggu waktu berbuka puasa dan biasa’nya di isi dengan kegiatan – kegiatan positif, Seperti: Ngaji, Peduli Kebersihan Lingkungan, Bersepeda dan lain – lain.


Naah.. untuk kali ini admin bersama komunitas sepeda onthel TJATOET 1701 mengadakan kegiatan ngabuburit dengan tema “Ngabuburit Barengan Kita, Bersepeda Menunggu Saat Buka Puasa”
Sore itu goweser tjatoet mejadwal’kan bersepeda muter muter kota karanganyar, tepat’nya di kecamatan colomadu. Dari mabes start sekitar pukul 16.30 wib (06/06/2016) menuju pusat kota kecamatan colomadu yaitu di sekitaran pabrik gula - malangjiwan, disana goweser tjatoet rehat sejenak untuk menikmati suasana sore dibulan ramadan ini serta mengunjungi taman prasasti (patung) yang berada didepan pabrik gula colomadu. Tak lepas dari lensa kamera sore itu, para goweser tjatoet ceprat – cepret foto bersama di area taman prasasti peninggalan sejarah tersebut. Sore yang menyenangkan, lalu lalang motor serta antusias masyarakat disana menghiasi jelang buka puasa perdana. Yang menarik disana, admin mendapati se’kumpulan anak – anak muda yang asik menjaja’kan menu takjil untuk mengisi kegiatan dibulan ramadan tahun ini, Pemuda yang cerdas serta etos semangat yang luar biasa, Ujar kami saat itu.

Lanjut, se’usai dari rehat ditaman depan pabrik gula colomadu admin beserta goweser tjatoet melanjut’kan perjalanan mampir di rumah Mas Totok Rosok untuk mengintip koleksi – koleksi rosok mas totok (didukuh bendo)
Disana kami disambut dengan canda ramah ala Mas Totok Rosok, bercanda dan saling lempar kelakar untuk mengisi obrolan sore itu. Omong punya omong admin menanya’kan soal koleksi Klonthong Kebo yang dulu pernah admin singgung, sahut Mas Totok Rosok “Waah barang sampun ludes diambil Mas Romy Madagaskar semua” ..hehehe dengan gelak tawa kecil khas mas totok rosok menjawab pertanya’an admin.

Taman Bongkah Kayu - Pabelan, Kartasura
Tit tit.. Tit tit.. waktu sudah menunjuk’kan pukul 17.30 wib, pertanda waktu buka puasa sebentar lagi tiba dan saat’nya kami melanjut’kan perjalanan pulang. Untuk route pulang kami menyepakati dari arah lampu merah perempatan colomadu (ke’selatan) trus lampu merah perempatan kartasura (ke’timur) menuju mabes tjatoet. Namun ditengah tengah perjalanan pulang sayup – sayup terdengar suara adzan berkumandang dari masjid – masjid, Naah.. waktu buka puasa sudah tiba, berhubung masih diperjalanan kami memutus’kan mampir diwarung tenda depan SMP 1 Muhhamadiyah – Kartasura untuk membatal’kan puasa. Ngglegeg,, Ngglegeg,, dengan segelas teh anget buatan Pak Glompong (penjual hik angkringan) membasahi tenggorok’an kami. Obrolan – Obrolan kembali menjadi pengisi suasana sore itu antara kami dengan Pak Glompong si pedagang HIK.

Sebelum admin lanjut, ada baik’nya admin akan menjelaskan tentang kata – kata HIK (warung tenda) yang selama ini kita mengenal’nya namun mungkin ada yang belum paham dengan istilah tersebut.
HIK itu singkatan dari “Hidangan Istimewa Kampoeng” yang dulu konon cerita dipopuler’kan oleh seorang pedagang wedang yang dipikul dari tlatah Bayat – Klaten. Dalam tompo pikulan itu berisikan jajanan yang dijual berupa gorengan, sego kucing, iwak kikil, sate iso dan lain – lain. Dengan berkembang’nya waktu “wedang tompo pikulan”  dikemas lebih modern yang sekarang kita kenal dengan Angkringan atau HIK.

Naah.. sudah paham’kan ..hehehe

Lanjut, Di HIK warung tenda Pak Glompong admin sempat bertanya tanya mengenai pengalaman pak glompong berjualan wedangan disana. Sahut Pak Glompong “kulo sampun tahun’an Mas dodolan ten mriki” Ujar Pak Glompong. Obrolan semakin gayeng dan ngalor ngidul, dari masalah per’wedangan sampe per’onthelan.

Maak Jleeb.. admin mendengar penjelasan pak glompong tentang per’onthelan, ternyata beliau juga sarat berpengalaman di dunia per’onthelan, dan yang lebih mencengang’kan beliau “pak glompong” itu masih ada ikatan saudara dengan Mbah Suro Madagaskar, Oalah.. Maka’ne paham betul tentang onthel, Ujar Kami.

Tak terasa setengah jam lebih kami ngobrol – ngobrol di wedangan pak glompong – kartasura, untuk menutup obrolan sore itu admin berpamitan melanjut’kan perjalanan pulang, Sahut ramah pak glompong membalas ucapan kami.

Taman Prasasti (patung) Didepan Pabrik Gula Colomadu
Terima kasih Pak Glompong.. Mantap Sekali Teh Racikan Njenengan..
Sekian Nggih Luur.. Dan Salam Semangat Buat Kita Semua..


Ditulis Oleh : WahYou Eka

Sabtu, 04 Juni 2016

Nggowes Sehari Jelang Ramadan Tiba

Selamat Pagi Sedulur Sedulur..

Salam Kompak Buat Kita Semua..

Bulan suci ramadan sudah di ujung mata kita, arti’nya esok pada hari senin 06 juni 2016 kita semua “muslim” wajib menjalankan ibadah puasa di bulan ramadan 1437 H.

Untuk menyambut bulan suci ramadan tradisi di indonesia mengadakan ritual “PADUSAN” maksud’nya mandi keramas untuk membersihkan diri dari pikiran pikiran ngeres dan persiapan mental untuk menjalankan ibadah puasa dibulan ramadan, Biasa’nya kegiatan tersebut dilakukan di sendang, sungai atau kolam renang. Tak lepas dari itu komunitas sepeda onthel kartasura “MADAGASKAR” juga mengagendakan kegiatan padusan di umbul pengging – banyudono – boyolali, namun sebelum’nya admin mohon maaf berhubung admin tidak mengikuti kegiatan tersebut  jadi liputan kegiatan Madagaskar Padusan tidak bisa kami espos.. heuheu

Sebagai obat rasa kecewa, berikut admin suguh’kan foto foto kegiatan Madagaskar Padusan :

Madagaskar Padusan - Umbul Pengging
Lanjut, dikegiatan gowes minggu pagi (05/06/2016) admin bersama komunitas sepeda onthel “TJATOET 1701” nggowes bareng dengan route Delanggu – Daleman pagi itu. Berangkat dari mabes tjatoet pukul 06.15 wib goweser tjatoet dengan langkah gontai roda sepeda berjalan santai melalui jalan jalan area persawah’an yang hijau. Suasana pagi itu sungguh mengasik’kan, asap kabut yang masih setia menyelimuti bumi serta matahari yang sedikit genit mengintip kami dari kejauh’an. 

Ditengah tengah perjalanan tepat’nya di area persawah’an Tegal Gondo rombongan konco tjatoet berhenti sejenak untuk rehat menikmati pemandangan alam yang indah, disana kami berfoto foto, pesta kebun dan juga sempat ngobrol dengan pak tani sekitar membicarakan malah per’onthean.

Maak Jleeb.. rasa hati admin mendengar penjelasan cerita pak tani tersebut, dengan tergopoh gopoh serta jiwa onthelis pak tani itu menceritakan pengalaman’nya tentang komunitas sepeda onthel. Waah.. ternyata disana “tegal gondo” juga ada komunitas sepeda onthel yang joss gandos, Ujar Kami.

Konco Tjatoet In Tegal Gondo
Lanjut, menurut keterangan pak tani tersebut disana ada dua komunitas sepeda onthel yaitu : Konco Tani dan kelompok sepeda onthel lain’nya, Sayang nama komunitas tidak diterangkan oleh sumber.
Ada’pun kegiatan’nya : Konco Tani Gowes tiap hari jum’at pagi mengelilingi di area - area persawah’an kemudian diskusi atau berbagi pengalaman masalah pertanian dengan para petani lain’nya. Dan komunitas sepeda onthel tegal gondo kebanyak’an beranggota’kan para muda “enom enoman” yang mengadakan kegiatan gowes setiap minggu pagi.

Lanjut, Usai dari rehat ditegal gondo rombongan konco tjatoet melanjut’kan perjalanan gowes menuju pasaran gawok untuk belanja klithik pernak pernik aksesoris sepeda kebo. Dipasaran gawok kami disambut dengan wajah ramah para pedagang pasar, sahut menyahut lemparan salam paseduran pertanda keakraban menghiasi suasana ramai pasar. Muter – Muter los area pasar dan jajan soto sebagai pelengkap kegiatan tjatoet 1701 di minggu itu. Seusai belanja pernak pernik klithik dipasaran gawok rombongan konco tjatoet bergegas pulang mempersiap’kan stamina “bobok” untuk menghadapi pukulan tinju kelaparan esok hari.

Konco Tjatoet Pesta Kebun
Pak Tani Tegal Gondo - Nara Sumber Liputan Kami


Sekilan nggih Luur..
Marhaban Ya Ramadan 1437 H – 06 Juni 2016 


Ditulis Oleh : WahYou Eka

Senin, 30 Mei 2016

Sambel Welut Menghiasi Malam Ke'Akraban Komunitas Onthel Madagaskar

Selamat Pagi Semua’nya..

Masih Pada Sehat Tow ??

Syukur alhamdulillah, admin ikut senang sedulur sedulur onthel pada bagas waras semua.. 

Baek, pertama tama siap’kan welut secukup’nya yang sudah ditaburi dengan bumbu kemudian goreng sampai berubah warna ke’hitam hitam’an alias garing, setelah garing lalu tiris’kan sebentar di erok - erok agar kandungan lemak minyak goreng berkurang. Untuk membuat sambal’nya: siap’kan 3 siung bawang putih, cabe rawit secukup’nya, garam dan penyedap rasa secukup’nya. Proses selanjut’nya tumbuk sampe halus bumbu yang sudah disediakan tadi, kemudian campur’kan welut goreng garing lalu penyet – penyet hingga sedikit remuk (ampun sampe remuk banget nggih)

Naah.. itu’lah resep sambel welut yang menemani kita di acara malem ke’akraban komunitas onthel di kartasura.

SENIN (30/05/2016) komunitas sepeda tua “MADAGASKAR” menggelar acara malem ke’akraban dikantor sekretariat Jl.Slamet Riyadi - No.109 – Kartasura – Sukoharjo dengan agenda kegiatan sebagai berikut : Konsolidasi antar komunitas onthel se’kartasura dan qorum silaturahmi yang menghadir’kan Komunitas Onthel Tjatoet dan Onthelis Mayang.

Ada’pun agenda pembahasan pada malam itu ialah: Menyatukan visi/misi komunitas onthel se’kartasura yang berkelanjutan membangun wadah organisasi pencinta sepeda onthel di kabupaten sukoharjo. Rapat yang dipimpin oleh Komandan Roy malam itu juga menghadirkan nara sumber dari komunitas onthel seroempoen  jakarta yang saat itu diwakili oleh Pak Warsito Nugroho.


Misi dari organisasi atau komunitas sepeda onthel yaitu membangun komunikasi yang bertujuan untuk menambah persaudaraan melalui kegiatan bersepeda bersama, suatu komunitas sepeda itu ya harus bersepeda bukan hanya kongkow wedangan saja, Tandas Pak Warsito.

Untuk selanjut’nya komunitas onthel madagaskar akan melakukan anjang sana atau konsolidasi dengan komunitas komunitas sepeda onthel di sukoharjo yang bertujuan merapatkan barisan dalam membangun suatu wadah organisasi sepeda tua di kabupaten sukoharjo itu sendiri.
Dilain pembahasan diatas, komunitas onthel madagaskar juga rembug persiapan keikut sertaan’nya dalam gelaran ajang temu onthel nusantara yang akan diselenggara’kan di pulau dewata bali pada tahun 2018 mendatang.

Wareg, Warga dan Warta.. arti’nya: entuk wareg lantaran sego sambel welut, tambah warga alias tambah seduluran, dan tambah warta alias ilmu / pengetahuan dari tukar pendapat di malam itu menjadikan kita semua bangga dan merasa puas sebagai onthelis yang patut untuk di perhitung’kan ..heuheu

Selanjut’nya kita semua mengucapkan terima kasih yang sebesar besar’nya kepada Mas Jhon yang telah menyediakan tempat serta ubo rampe’nya demi terselenggara’nya acara tersebut, Dan dari lubuk hati admin yang paling dalam kami mengucap’kan Selamat Hari Ulang Tahun kepada Mas Jhon, Mas Endra dan Mas Joko yang kebetulan pada malam itu bertepatan dengan hari ultah’nya.

Sekian.. dan terima kasih kepada pembaca semua’nya.

Ditulis Oleh : WahYou Eka

Selasa, 24 Mei 2016

Satu Jam Bersama AJI SAKA

Selamat Pagi Sedulur Sedulur Onthel..

Salam Ngonthel Bersama Madagaskar..

SATU JAM BERSAMA AJI SAKA, ada yang bertanya apa sich sebener’e Aji Saka ?

Naah.. sebelum kami cerita lebih lanjut, secara singkat kami jelas’kan apa  aji saka itu.

AJI SAKA adalah nama seseorang, dan beliau adalah pentholan komunitas onthel boyolali atau biasa disebut president onthel boyolali “KOBOY”. Sebener’e acara kongko bareng Mas Aji Saka tadi malem itu gak  hanya satu jam saja tapi selama tiga jam Luur, sampe mata admin kriyip – kriyip kena serangan virus ngantuk. heuheu

Biar lebih keren seperti judul diacara tivi swasta admin beri judul “Satu Jam Bersama Aji Saka”

Baik, admin lanjut cerita’nya !!

(Selasa, 24/05/2016) Bermula dari aksi sosial komunitas onthel madagaskar  besug / jenguk ayahanda Mas Aji Saka yang sedang sakit dan dirawat di RS PKU Singkil – Boyolali, di sela sela waktu kami ngobrol ngobrol dengan beliau’nya.

Sebelum’nya admin mengajak kepada semua pembaca untuk sejenak mendoa’kan ayahanda Mas Aji semoga beliau cepet diberikan kesembuhan dari-NYA, “ALLAHUMMA ASFI”

Baik, diwarung kopi belakang RS PKU kami kongko bareng mas aji saka ngobrol ngalor ngidul cerita dari kisah pengalaman masing masing sampe guyon maton. Cerita tentang perkembangan komunitas onthel antara boyolali dan kartasura memecah keheningan suasana warung kopi malam itu, tukar pengalaman serta hatur visi / misi disana admin bisa menarik kesimpulan bahwa visi / misi kedua komunitas onthel itu  terjadi kecocok’an yaitu “membangun silaturahmi melalui sarana bersepeda bersama”

Photo By : Mas Jhon

Klunthang, Klunthing suara mangkuk berbunyi tak jauh dari pendengaran kita, pertanda bahwa mie goreng yang kita pesan sudah matang dan saat’nya kita santap bersama. Yang menarik disini: disela sela nikmat jamuan mie goreng boyolali Mas Aji melontar’kan cerita dengan gaya khas kelakar’nya bahwa ia juga ahli masak lho, pernyata’an itu langsung disambut ger geran oleh Pak Roy dkk antara percaya atau tidak, sahut mas aji dengan rinci mencerita’kan pengalaman’nya di dunia per’makasan waktu itu akhir’nya kita semua terhentak kagum pada’nya “seorang onthelis yang jago masak”.

Waah, ternyata Mas Aji Saka multi talenta juga, ujar admin.

Seorang onthelis, Perintis Ngonthel Sepeda Tua, Mantan Announcer Radio, Jago Masak, dan lain lain pengalaman suka duka yang ia ceritakan dimalam itu menambah pengetahuan kami diobrolan satu jam bersama aji saka. Disisi lain Mas Endra membuka percakapan masalah sastra jawa sesuai dengan keahlian’nya, obrolan kita meningkat penuh pertukaran ilmu pengetahuan tentang sastra jawa saling berbagi ilmu dan pengalaman menjadi inti dari obrolan malam itu, ditambah lagi masukan dari Pak Tomo seorang ahli sejarah jawa yang penuh khitmat menjelas’kan sejarah sejarah jawa.

Tit,, Tit,, waktu sudah menunjuk’kan pukul 23.00 malam, Saat’nya untuk berpamitan.

Kemudian Pak Roy menutup obrolan mewakili kami berpamitan pada Mas Aji Saka dan memberikan pesan pesan pada beliau serta ucapan terima kasih atas kesempatan untuk ngobrol’nya, sahut Mas Aji balas ucapan terima kasih yang sebesar besar’nya atas doa’nya semoga ayahanda kami cepat diberikan kesehatan dari-NYA,  Amiin.

Naah.. ditarik kesimpulan cerita diatas admin berpendapat bahwa begitu penting’nya silaturahmi bisa menambah wawasan serta ilmu untuk perbendahara’an pengetahuan kita.

Terima Kasih Mas Aji Saka, Komandan Roy, Pak Tomo, Mas Jhon, Mas Dody, Mas Endra, Muaaaaaach. heuheu

Selamat Ber’aktivitas Kembali..

Ditulis Oleh : WahYou Eka

Minggu, 22 Mei 2016

Madagaskar Turut Ramai'kan Kirab Budaya Keraton Kartasura

Assalamu’alaikum Sedulur’ku Semua..

Alhamdulillah hari ini bisa kembali ketemu lagi dengan cerita - cerita admin..

Untuk edisi kali ini sedikit nyerempet tentang sejarah / kabudayan, arti’nya agak mambu mambu sejarah / budaya gitu lho, tentu’nya yang bersangkutan tentang sejarah / budaya jawa khusus’nya kartasura sebab pada hari ini tanggal 22 mei 2016 warga kartasura memeriah’kan

Hari Ulang Tahun Keraton Kartasura, tapi yang keberapa admin tidak tahu cos keterbatasan nara sumber.. heuheu

Baik, admin lanjut cerita:

Keraton Kasunanan Kartasura adalah salah satu keraja’an di pulau jawa yang berdiri pada tahun 1680 dan berakhir tahun 1742, sebagai kelanjutan dari Kesultanan Mataram.
Riwayat kerajaan yang relatif singkat tersebut cenderung diwarnai oleh perang saudara untuk memperebut’kan takhta, yang mana dari banyak sumber mengata’kan terjadi kudeta yang dipimpin oleh putra pangeran’nya sendiri sebab menurut’nya kepemimpinan “raja” ayahanda bertindak sewenang wenang. “mungkin admin salah tafsir mohon dilurus’kan”

Lokasi pusat Kasunanan Kartasura berada di Kartasura – Sukoharjo tepat’nya di sebelah selatan pasar kartasura, kompleks keraton itu kini sebagian besar telah menjadi pemukiman penduduk dan kuburan / pesarean, namun masih ada tersisa benteng tembok bata yang mengitari kompleks inti dari pada keraton.

Naah.. itu secercah cerita sejarah keraton kartasura yang sesuai diatas admin sebut’kan dalam pengantar sebelum masuk cerita yang lebih lanjut.

Okey, kembali ke cerita admin..

Pada hari ini (minggu, 22/05/2016) warga kartasura berbondong bondong meramaikan pusat kota untuk memperingati hari ulang tahun keraton kartasura, ada’pun acara’nya adalah: diawali dari kirab budaya sampe gelaran pasar malem atau bazar yang diadakan dari tanggal 22 mei – 04 juni 2016. Untuk acara kirab budaya panitia penyelenggara menghadirkan semua komunitas / paguyuban kesenian yang berada di kartasura itu sendiri, MADAGASKAR salah satu’nya dari komunitas - komunitas sepeda onthel tua asal kota kartasura ikut serta memeriah’kan kirab budaya tersebut. Kirab budaya yang akan digelar minggu 22 mei 2016 tersebut dengan route (start) dari kantor kalurahan kartasura dan (finish) di pusat keraton kartasura dimulai pukul 14.30 sampe 17.00 wib.


Selain komunitas onthel Madagaskar, onthelis Tjatoet dan onthelis Mayang juga turut meramaikan acara gelar kirab budaya kota kartasura. Disamping meramai’kan acara, komunitas onthel madagaskar juga bertujuan bersosialisasi mengajak warga kartasura untuk nguri uri warisan leluhur “sepeda tua” dan mencintai’nya agar keberadaan’nya tetap langgeng.

Tak hanya komunitas onthel saja, panitia penyelenggara juga mensuguh’kan berbagi aksi dari komunitas komunitas kesenian lain’nya antara lain: Paguyuban Reog Ponorogo asal dk.windan – gumpang serta abdi dalem pasukan gapura. Sore itu kirab budaya berlangsung meriah, antusias warga kartasura turun kejalan menyasikan gelaran kirab budaya tersebut dengan penuh rasa simpati untuk menuju memetri budaya jawi.

Kesenian Reog Ponorogo
Madagaskar Pose Bersama Pak Camat Kartasura


Ditulis Oleh : WahYou Eka

Sabtu, 21 Mei 2016

Konsolidasi Komunitas Onthel Se'Solo Raya

Minggu Pagi (22/05/2016) komunitas sepeda tua asal kartasura “MADAGASKAR” hadir di undangan tasyakuran keluarga Pak Dendy (punggawa & maestro kebo) dirumah’nya Jajar – Solo yang dikemas dalam suatu acara konsolidasi komunitas onthel se'solo raya. Ratusan onthelis berkumpul disana dalam acara ramah tamah jalin silaturahmi antar onthelis se’solo raya. Menurut laporan dilapangan, komunitas komunitas sepeda tua yang menghadiri acara tersebut antara lain: Madagaskar, Onthel Solo Lawas, Onthelis Mayang, Onthelis Klaten, Onthelis Solo Utara, Onthelis Gawok, Seger Waras Polokarto dan lain lain. Tak ketinggalan sesepuh onthel / maestro onthel asal klaten Mbah Naryo juga turut hadir diacara tersebut demi suatu hoby dan memberikan contoh kepada para generasi muda untuk melestarikan warisan leluhur “sepeda onthel” melalui komunitas sepeda tua.

Kata kata beliau : Ngonthel sebagai ajang persaudara’an tali silaturahim dan hiburan, maka jangan sampe ada unsur sara dan kepentingan politik yang memanfaat’kan komunitas onthel, Pesan Mbah Naryo.

Photo By : Komandan Roy - Madagaskar

Naah.. ditarik kesimpulan diatas pada dasar’nya komunitas onthel itu sungguh menyenang’kan, selain bersosial pada banyak teman teman juga menambah pengalaman dari pesan pesan para sesepuh kita.

Ditulis Oleh : WahYou Eka
Post – Komandan Roy - Madagaskar

Jumat, 20 Mei 2016

Kopdar Ke'Akraban Madagaskar Dan Tjatoet 1701

Selamat Pagi Onthelis..

Jumpa lagi dengan admin dipagi yang cerah ini..

Pada sehat semua kah ??

Alhamdulillah kalo pada sehat dan tentu’nya kabar pasti baek kan.. heuheu
Sesuai judul diatas, kali ini admin akan menceritakan kegiatan kegiatan onthelis madagaskar dan tjatoet 1701 selain kegiatan routin gowes minggu pagi yaitu KOPDAR. Apa tow sebener’e kopdar itu, mungkin ada pembaca  yang belum paham arti dari pada kopdar. KOPDAR adalah kepanjangan dari “Kopi Darat” istilah itu biasa dipake oleh para kaum Chating, Interkoman atau Komunitas Radio dan lain lain, dalam arti lain kopdar juga disebut  “Jumpa Darat” yang mana temen temen chating atau komunitas saling bertatap muka untuk keakraban silaturahmi.

Sudah Jelas kan !!

Naah.. selanjut admin akan menceritakan kegiatan kopdar onthelis madagaskar dan tjatoet 1701.
Jum’at malam (20/05/2016) onthelis madagaskar mengagendakan acara kopdar keakraban yang kebetulan acara tersebut diunduh atau diminta oleh Mas Bayu Nugroho “anggota madagaskar” untuk dolan paseduluran dirumah’nya, tak ada acara resmi disana hanya sekedar kongko kongko ngopi bersama temen onthelis untuk menjalin silaturahim dan komunikasi antar anggota. Dan tak lupa diacara kopdar tersebut madagaskar juga mengundang saudara muda’nya onthelis tjatoet 1701 untuk hadir memeriah’kan malam keakraban itu, Sendau gurau serta kelakar para onthelis memecah suasana malam yang begitu sepi saling bercerita pengalaman berkesan mereka saat sambangi  kota bandoeng kemarin dengan  penuh rasa suka duka seorang onthelis tandang keluar kota. Tak hanya itu, gagasan kegiatan dalam menghadapi bulan ramadhan juga dibahas pada malam hari itu, usul saran terlontar dari Mas Jhon yang mempunyai pemikiran atau saran kegiatan gugah – gugah sahur pada warga serta bakti sosial peduli kebersihan lingkungan sembari ngabuburit.


Malam semakin larut dan obrolan makin gayeng saja, tokoh kocak Mbah Suro kembali menghibur para onthelis dengan celoteh guyon’nya, semua onthelis terbahak bahak berguling guling melihat aksi kocak Mbah Suro yang menggelik. Namun di sisi lain dari aksi kocak’nya Mbah Suro membuka usulan tentang keikut serta’an pasukan madagaskar dalam acara kirap budaya kota kartasura yang akan diselenggarakan pada hari minggu 22 mei 2016 esok, usulan disambut positif oleh Komandan Roy (ketum madagaskar) beserta onthelis semua’nya  bahkan disana komandan roy memberikan saran kepada semua onthelis untuk kenakan pakaian adat jawa / jadoel dalam mengikuti acara kirap budaya tersebut. Diskusi persiapan ke’ikut sertaan kirab dimulai, usul saran terlontar dari masing masing anggota dan alhasil “sepakat” madagaskar & tjatoet 1701 ikut ambil bagian dalam acara kirab budaya kota kartasura.

Kongko guyonan serta hasil pemikiran yang mantap di malam itu, semoga kegiatan seperti diatas dapat dicontoh oleh komunitas sepeda tua lain’nya untuk menumbuhkan rasa persaudara’an yang akrab serta menjalin komunikasi tanpa batas sesuai slogan magadaskar.

Demikan pantauan kegiatan dari admin dan Ucapan terimakasih yang sebesar besar’nya kami hatur’kan kepada Mas Bayu Nugroho beserta keluarga atas jamuan makanan diacara kopdar ke’akraban madagaskar & tjatoet 1701.

Matur Nuwun Banget Nggih.. 

Ampun Kapok Ngundang Kami Lagi.. heuheu


Ditulis Oleh : WahYou Eka

Senin, 16 Mei 2016

Madagaskar Panen Doorprize HERITAGE TRAIL with Putra Putri Solo

Minggu (15/05/2016) hari keberuntungan onthelis madagaskar – kartasura, Kenapa Bisa ??

Naah.. saat event HERITAGE TRAIL with Putra Putri Solo kemarin onthelis madagaskar panen Doorprize di acara tersebut. Puluhan  doorprize yang diberikan paguyuban putra putri solo “panitia” berupa: Kalung Motif RojoMolo, Voucer Gratis Naik Bus Tingkat Werkudoro, Baju Batik Khas Solo, Nginep Hotel Gratis dan masih banyak lain’nya.


Sebelum pembagian doorprize itu  kita disuguhi acara acara sangat menarik dari pentas anak band sampai seni tari yang itu semua diperankan oleh putra putri solo. Sembari menunggu acara yang di nantikan “pengundian hadiah” kita sempet curi curi jebret kamera hp, tentu’nya tak lain dan tak bukan wajah cakep putra putri solo’lah yang menjadi obyek kamera kita, (peran fotografer) hehehe.

Sebelum admin melanjutkan cerita tentang panen doorprize, admin akan sedikit mengutip sejarah.

Pertanyaan: Kenapa panitia HERITAGE TRAIL with Putra Putri Solo memilih Kalung Motif Rojo Molo untuk doorprize acara tersebut ??

Naah.. disini admin bisa menangkap signal yang dipancarkan oleh panitia, Tujuan’nya adalah: untuk mengenal’kan kepada kalayak bahwa Rojo Molo itu masih ada bagian dari cerita sejarah solo.

Kok bisa ??

Mengutip penjelasan dari Pak Tom Tirta & Pak Supri “onthelis madagaskar” di akun groub WA, konon cerita ROJO MOLO itu adalah sebuah ukiran kayu untuk kepala perahu yang sekarang disimpan di museum kasunanan surakartan. Lain cerita rojo molo dipercaya bisa menyedot air dengan cepat saat kota solo banjir bandang ditahun 65, Ungkap’nya.

Kalung Motif Rojo Molo
Kembali Cerita Diatas.. hehehe

Hati senang tambah paseduluran, sehat dan yang paling menggembirakan dapet  doorprize naik bus tingkat werkudoro, ujar Mas Benk salah satu onthelis madagaskar – kartasura. Tak hanya Mas Benk saja yang berhasil dapet doorprize namun Pak Edy, Mas Jhon, Pak Supri dan lain’nya juga mendapatkan’nya. 

Minggu kemarin penuh kegembira’an buat onthelis madagaskar, sangat cucuk sekali dengan penampilan mereka yang penuh semangat di bela bela’in ber’koustum jadoel ala pejuang 45.

Namun lain cerita, Sang Ketum Madagaskar “Komandan ROY” justru nasip belum beruntung mendapatkan doorprize di acara  HERITAGE TRAIL with Putra Putri Solo tersebut. Admin menyimak perbincangan onthelis madagaskar lewat akun groub WA semalem Sang Komandan diserbu dengan foto pose Naik Bus Tingkat oleh Mas Benk dkk saat mereka menukar’kan voucer gratis’nya. Tak lain dan tak bukan itu hanya’lah guyonan semata dalam onthelis madagaskar bersosial.

Naik Bus Tingkat Werkudoro Bersama Putra Putri Solo
Komandan ROY

Hehehe.. Sabar Komandan di event selanjut’nya kamu harus bisa !!

Ditulis Oleh : WahYou Eka

Sabtu, 14 Mei 2016

Komandan ROY With Madagaskar Ngepit Bareng Putra Putri Solo

Selamat Berkunjung Di Website Madagaskar Kartasura Luur..
Pada Sehat Semua To Kalian..
“Salam Madagaskar dan Salam Konco Tjatoet”

Sebelum admin mengulas kegiatan onthelis madagaskar minggu ini (15/05/2016) admin mengajak pembaca semua’nya untuk sejenak menunduk’kan kepala mengenang tragedi 18 tahun (tanggal, 15 mei 1998) silam yang bertepatan pada hari ini, kita doa’kan semoga para pahlawan reformasi yang telah berjuang untuk perubahan bangsa kita INDONESIA mendapati ganjaran dari-NYA.


Ber’Doa Mulai !! 

Hari “Minggu” adalah hari yang ditunggu tunggu para onthelis madagaskar dan onthelis tjatoet, sebab pada hari itu’lah mereka mengadakan kegiatan routin gowes onthel keliling desa desa atau’pun pusat kota. Hari libur yang menyenangkan untuk temu jalin silaturahim dengan teman sesama pecinta sepeda tua, selain kegiatan gowes biasa “jaga kesehatan” acap kali onthelis madagaskar maupun tjatoet mendapati undangan atau ajak’an dari komunitas onthel lain untuk hadir di acara event kota atau memeriahkan peringatan / perayaan dikantor kantor.

Naaah.. kali ini (minggu, 15/05/2016) onthelis madagaskar dan tjatoet mendapat kehormatan “undangan” dari komunitas Onthel Lawas Solo besutan Mas Didik untuk menghadiri acara yang bertajuk “Ayo Ngepit Bareng Putra Putri Solo”. Adapun route perjalanan’nya yaitu: Ngarsopuro, Kampoeng Batik Kauman, Keraton Kasunanan Surakarta, Benteng Vastenburg, Titik Nol Km Solo, Makunegaran, dan finish di Balekambang Solo.

Seperti biasa para onthelis madagaskar dan onthelis tjatoet start dari mabes masing masing skitar pukul 06.00 pagi mereka saling janjian sebelum’nya, namun untuk minggu ini sehubungan kita mau menghadiri acara event kota yang secara kebetulan arah perjalanan dari kartasura ke timur maka onthelis madagaskar nyamperin di mabes tjatoet untuk berangkat bersama sama.
Sebagai komunitas onthel yang taat peraturan, mereka selalu tertip berlalu lintas serta patuh pada rambu rambu yang ada. Naah.. yang ini patut dicontoh buat komunitas onthel yang lain nggih, heuheu.

Derap langkah roda onthel menggelinding dijalan ber’aspal, se’orang kameramen handal “Pak Roy” selalu meliput dokumentasi melalui shot video’nya. Selain sebagai ketum madagaskar Pak Roy juga punya talenta bakat sebagai video citizen yang acap kali hasil garapan’nya menjadikan dokumentasi kenangan buat para onthelis madagaskar dan onthelis tjatoet, Cayoo Pak Roy.. heuheu
Salam Onthelis Nusantara..

Setiba di ngarsopuro onthelis madagaskar dan tjatoet langsung disambut teman teman onthelis solo, kita saling berbagi cerita, foto bersama  serta mengatur posisi parkir sepeda onthel kita sebelum star “Ngepit Bareng Putra Putri Solo” dilangsung’kan. Event paguyuban putra putri solo tersebut dibuka oleh pidato wakil wali kota solo (pak purnomo) skitar pukul 06.50 wib.

Wawali Kota Solo Buka Acara Ngepit Bareng Putra Putri Solo

Tit tit.. Tit tit.. Tit tit.. pertanda waktu barisan ngepit bareng putra putri solo akan di start’kan.
Salah satu panitia penyelenggara bersama Pak Purnomo (wawali kota solo) memberangkat’kan rombongan ngepit bareng putra putri solo, untuk tujuan pertama kita singgah di keraton kesunanan surakarta disana melalui dinas pariwisata solo yang diwakili oleh putra putri solo menerangkan sejarah bangunan keraton solo tersebut dan seterus’nya rombongan sepeda onthel singgah ditiap tiap bangunan bersejarah kota solo lain’nya.

Sehat.. Menarik dan Tambah Pengetahuan, kegiatan gowes minggu ini benar benar mengesan’kan Luur.. heuheu

Lanjut ke perjalanan ngonthel, dari kejauhan sayup sayup terdengar suara musik dari panggung yang kebetulan posisi kita sudah mendekati Taman BaleKambang, Arti’nya: tempat finish sudah didepan mata. Naah.. ditaman balekambang kita disuguhi kesenian kesenian jawa serta batik fasion show yang dibawakan oleh paguyuban putra putri solo, Woow..  putri putri solo sungguh bener bener membuka mata kita dari rasa kantuk setelah kelelahan bersepeda, sebener’nya admin naksir lho salah satu putri solo itu tapi apa daya tangan tak sampe ..hahaha

Taman BaleKambang - Madagaskar & Tjatoet
Putra Putri Solo 2015
Kesenian Budaya Oleh Putra Putri Solo
Madagaskar With Putra Putri Solo Ber'Pose

Suka.. Gembira tiada tara rasa kita disana untuk menikmati suguhan yang disajikan oleh putra putri solo.

Udahan nggih Luur cerita admin.

Admin mohon undur diri mau istirahat sebentar sembari mbayangin wajah cantik putri solo tadi.
Bye.. Bye..

Ditulis Oleh : WahYou Eka

Kamis, 12 Mei 2016

Mbah Suro & Mbah Semar Tokoh Kocak Onthelis Madagaskar

Lucu, Kretif dan Menghibur cara cara bersosial para onthelis madagaskar kepada teman anggota lain’nya. Berikut  salah satu contoh yang diperan’kan oleh Mbah Suro (onthelis madagaskar) lewat video demo iklan’nya beliau sangat menghibur bagi teman teman onthelis.

Usia boleh dibilang sudah tua, namun semangat kreatifitas beliau untuk menghibur teman teman  onthelis dengan aksi kocak’nya sungguh luar biasa. Tak lain dan tak bukan aksi kocak’nya hanya semata mata untuk membuat onthelis madagaskar semakin erat, kompak dan menyatu tidak membedakan usia maupun status sosial.

Tak hanya Mbah Suro, satu lagi onthelis madagaskar yang kocak dalam bersosial pada para onthelis. Sebut saja: Beliau adalah Mbah Semar,  goyangan goyangan yang beliau tampilkan saat madagaskar touring “gowes”  dengan berbekal Mp3 Book mbah semar selalu suguh'kan hiburan yang tak lain hanya semata mata buat pelepas lelah saat onthelis madagaskar sedang ber’istirahat.

Klik Lihat Video Iklan Kocak Mbah Suro:


Cayoo Mbah Suro.. Cayoo Mbah Semar..
Salam Kreatif Buat Madagaskar..

Mbah Semar (kiri) & Pak Roy (kanan)
Ditulis Oleh : WahYou Eka

Selasa, 10 Mei 2016

Madagaskar Untuk BLO IV - Bandoeng

“Laju sepeda kumbang di jalan berlubang
Selalu begitu dari dulu waktu jaman Jepang”

Begitu satu potongan lirik lagu “Guru Oemar Bakri” yang dibawakan Iwan Fals di album Sarjana Muda pada tahun 1981. “Guru Oemar Bakri”, satu lagu yang langsung terbesit saat mendengar kata sepeda onthel atau sering disebut juga dengan sepeda kumbang.

Sepeda onthel ini memang memiliki nilai yang lebih dari segi keunikan bentuk serta sejarah yang melekat di dalamnya. Tak jarang kita melihat berbagai film berlatar jaman perang dunia ataupun foto dari buku sejarah memperlihatkan bahwa onthel menjadi kendaraan masyarakat saat sebelum kendaraan bermesin belum banyak digunakan. Oleh karena itu onthel kini memiliki nilai prestisius tersendiri yang membuat harganya cukup melambung di pasaran tak kalah dengan sepeda gunung.

Nilai yang dimiliki oleh onthel inilah yang membuat berbagai macam komunitas sepeda onthel hadir di tengah-tengah masyarakat, beberapa di antaranya adalah PSBB (Paguyuban Sapedah Baheula Bandoeng) dan KOSTI (Komunitas Sepeda Tua Indonesia). Dari tahun ke tahun penggemar sepeda onthel ini terus bertambah seiring dengan makin besarnya komunitas onthel serta kencangnya arus informasi melalui media internet. Oleh karena itu PSBB yang didukung oleh KOSTI menyelenggarakan perhelatan akbar bertajuk “Bandoeng Laoetan Onthel” yang digelar untuk keempat kalinya di Bandung pada 6-8 Mei 2016 bertempat di Gudang Persediaan PT. KAI Jl. Sukabumi No,20 Bandung. Sumber : http://yourbandung.com/


Tak hanya itu, namun komunitas onthel “MADAGASKAR” dari kota kartasura – sukoharjo juga turut serta hadir dipagelaran acara BLO IV kota bandung tersebut. Belasan anggota pasukan madagaskar berangkat dari kartasura jumat petang sekitar pukul  17.00 wib. Dengan membawa misi nguri uri kabudayan kasunanan surakarta para onthelis madagaskar menampil’kan seragam atau pakaian Surjan Peranak’an alias “klambi lurik”, walau sebetul’nya khas motif lurik berasal dari kota jogjakarta namun dengan sentuhan kolaborasi ageman ke’soloan MADAGASKAR tampil menawan membawa’kan budaya khas jawa solo.

Puas, Bangga, Capek dan sebagai’nya rasa bercampur aduk saat kami wawancari dua anggota madagaskar (mas jhon & mas endra) sepulang dari event akbar tersebut. Selepas dari BLO IV – Bandung madagaskar akan melawat ke kota pahlawan yaitu: surabaya yang insyaallah pagelaran temu onthel nusantara akan diselenggarakan masih dibulan bulan ini.

Congratulations And Success Madagaskar...

Ditulis Oleh WahYou Eka


Kamis, 05 Mei 2016

Sehari Jelang Keberangkatan Madagaskar Ke BLO IV

Sehari jelang keberengkatan pasukan onthelis MADAGASKAR – KARTASURA ke event akbar Bandoeng Laoetan Onthel IV. Setelah beberapa hari sebelum’nya semua disibukan dengan persiapan persiapan keberangkatan mulai dari seragam yang akan dikena’kan, pembelian tiket kereta dan pembuatan id card kini tibalah saat’nya hari yang ditunggu tunggu’nya  yaitu hari keberangkatan MADAGASKAR di acara BLO IV kota Bandoeng.

(Jumat, 06/05/2016) esok belasan pasukan madagaskan akan menghadiri event akbar tersebut, namun sebelum’nya berbagai masalah telah menghantui’nya dari kesalahan ketik nama terang pada tiket kereta, tidak kebagian’nya tiket kereta oleh 3 orang anggota madagaskar dan kini ia dititip’kan pada komunitas Koboy – Boyolali, dan lain lain. Bukan Pasukan Madagaskar kalau tidak bisa melewati masalah dengan mulus ..heuheu
Semua sudah terbilang kelar dan tinggal menunggu jam peberangkatan saja.


Naah... Disini ada fenomena yang menarik dari salah satu anggota madagaskar, sebut saja “MAS BENK” ia sangking semangat’nya sampe beberapa hari ini susah makan dan tidur ..heuheu
Tapi itu semua tidak mempengaruhi berat badan’nya yang lebih, tetep diatas 80 kg dan siap pancal sepeda kebo’nya di BLO IV mendatang.



MADAGASKAR satu satu’nya komunitas onthel yang akan mewakili kota kartasura di event akbar tersebut. Maka dari itu warga kartasura turut bangga atas keterwakilan’nya di gelaran event akbar “khusus’nya pecinta sepeda onthel”

Jaya.. Jaya Selalu Madagaskar !!

Dan Salam Semangat Buat Mas Benk !!

Ditulis Oleh : WahYou Eka

Minggu, 01 Mei 2016

Liputan Madagaskar Dan Tjatoet Di Lokasi Temuan Situs Purbakala

Sebelum kami “Madagaskar & Tjatoet” menentukan route gowes minggu (01/05/2016) melalui group WA kami share pada anggota dolan kemana enak’e hari minggu besok. Usul punya usul ada salah satu anggota Madagaskar (Ekhsan Mahendra) yang merekomendasikan untuk gowes dolan bareng ke situs peninggalan yang kata’nya berita baru baru saja diketemukan. Pada saat itu usulan’nya direspon positif oleh anggota anggota lain, dan secara spontan kami menjadwal’kan untuk route gowes minggu ini selain 


ke tol sindon kami juga mampir ke area temuan situs tersebut sekaligus meliput berita atas temuan benda benda purbakala itu. Berikut liputan dari koresponden Madagaskar & Tjatoet :

Sebuah situs dan benda purbakala ditemukan diarea persawahan milik Sumarno, warga Dukuh Gunung Wijil, Desa Giriroto, Kecamatan Ngemplak - Boyolali.
Menurut beliau benda benda purbakala tersebut berbentuk arca peninggalan sejarah hindu kuno, Sebelum menemukan situs itu Sumarno sendiri mengatakan awal'nya tanah persawahan'nya itu hanya untuk dikapling kapling kebutuhan perumahan. Setelah satu bidang tanah yang dikapling udah laku terjual dihari hari selanjut'nya ia seperti mendapat  firasat melalui mimpi untuk menggali bidang tanah selanjut'nya.


Dengan dibantu warga sumarno mencoba  membuktikan firasat yang ia peroleh dari mimpi'nya dengan alasan penasaran dan ingin mengetahui'nya, setelah area persawahan digali ditemukanlah dua arca setinggi anak bayi. "ujar sumarno
Temuan benda benda tersebut sudah saya laporkan ke Museum Arca Boyolali, dan petugas dari BPCB juga sudah meninjau lokasi. Dua arca tersebut langsung saya serahkan ke BPCB, "kata sumarno saat kami wawancari

Tapi sayang saat rombongan kami Madagaskar dan Tjatoet tinjau area penemuan dua arca tersebut sudah tidak ada, untuk pengobat rasa kecewa kami pose bersama Mas Marno sekalian tanya menanya soal temuan'nya, kata beliau dua arca tersebut adalah Arca Mahakala dan Nandeswara, dua benda peninggalan pra sejarah hindu kuno. "tandas'nya
Kami juga menanyakan "apa mas marno masih ingin menggali lokasi temuan lagi"
Jawab beliau: "ini tetap kami gali pelan pelan, kami sangat penasaran"


Naah.. itu saja yang bisa kami liput Luur, cos kami cuma sekedar wartawan gadungan ..hehehe
Ditulis Oleh : WahYou Eka

Madagaskar Dan Tjatoet Dolan Bareng Ke Situs Sejarah Hindu Kuno


Minggu pagi ini mendung redup, sementara disana matahari sidikit agak genit sembari mengintip kami MADAGASKAR dan TJATOET jalan jalan bersepeda di Tol Sindon – Boyolali.

Minggu (01/05/2016) seperti biasa olah kegiatan gowes bersama sama teman komunitas onthel kartasura keliling kota atau desa desa, untuk kali ini kami MADAGASKAR dan TJATOET telah sepakat menentukan route perjalanan kami yaitu menyambangi Proyek Pembangunan Jalan Tol Sindon serta Situs Peninggalan Sejarah yang barusan diketemukan ditanah boyolali, tepatnya di Gunung Wijil, Giriroto, Ngemplak, Boyolali.

Seperti biasa start dari mabes masing masing jam 06.00 pagi, kemudian ditengah perjalanan kami saling bertemu dan melanjut’kan perjalanan menuju route yang telah kami sepakati semula. Namun tengah perjalanan salah satu anggota ada yang mendapati alangan Ban Bocor, kemudian dengan sigap komandan rombongan Pak Roy segera mengontak rombongan yang sudah ada didepan untuk berhenti sejenak menunggu proses penggarapan tambal oleh Ahli.

Naah.. ini cerminan sikap kesetiakawanan yang ditunjuk’kan MADAGASKAR dan TJATOET ..heuheu

Kami harap untuk komunitas komunitas onthel yang lain mencontoh nggih Luur !!

Ting Tong.. Ting Tong.. suara klakson onthel Mas Doni berbunyi, Arti’nya penggarapan Ban Bocor onthel’nya sudah rampung dan rombongan segera bergegas melanjut’kan perjalanan.
Sesampai’nya ditujuan Tol Sindon para onthelis madagaskar dan tjatoet dengan muka yang sedikit ceria berfoto bersama sekaligus pengambilan atau pembuatan video dari drown oleh Mas Ekhsan Mahendra.

Naah.. berikut foto foto hasil jepretan kami :

Madagaskar & Tjatoet 1701

Tol Sindon - Ngemplak

Tol Sindon - Ngemplak

Tol Sindon - Ngemplak

Jalan berliku, meliuk liuk dan terjal akses menuju situs sejarah di Gunung Wijil, Giriroto, Ngemplak, Boyolali.
Konon cerita didaerah tersebut baru baru ini telah diketemukan 2 buah arca pra sejarah hindu kuno. (kata Mas Marno) si penemu situs, namun disini admin tidak akan mengupas tuntas mengenai situs tersebut entar kalo admin ceritakan laman posting ini gak cukup Luur ..heuheu
Untuk cerita mengenai situs tersebut akan admin ceritakan di lain halaman nggih !!

Kembali ke tangtop !!
Ups Salah ..heuheu

Maksud’nya kembali kecerita perjalanan madagaskar dan tjatoet, setelah rombongan onthelis tiba di area situs seperti biasa yang berulang ulang kami foto foto bersama serta pembuatan video lhooo. Namun disana atas usulan Pak Supri salah satu anggota kami (wartawan gadungan) untuk mewawancari Mas Marno sang penemu situs ..heuheu

Disana aksi Mas Ekhsan Mahendra kembali spontan muncul tiba tiba untuk memain’kan drown’nya dalam pembuatan video dokumenter perjalanan kami.

Naah.. berikut foto foto hasil jepretan :
Area Situs Peninggalan Sejarah Hindu Kuno
Area Situs Peninggalan Sejarah Hindu Kuno

Area Situs Peninggalan Sejarah Hindu Kuno

Foto Bersama Mas Marno Sang Penemu Situs

Terima Kasih & Tunggu Tayangan Video'nya Di Situs Youtube Nggih !!
Ditulis Oleh : WahYou Eka