HUT Taspen Surakarta 43 Tahun

Bersama Kita Jalin Silaturahim Dan Komunikasi Tanpa Batas

Konco TJATOET 1701

Konco Gowes Tjatoet 1701 Dari Pabelan Kartasura

Gowes Paseduluran Minggu Delanggu

Gowes Bareng Madagaskar Dan Tjatoet 1701 Jalin Silaturahmi

Ketua Madagaskar Komandan Roy

Kumpul Para Sesepuh Komunitas Onthel Di Kota Boyolali

Kartasura 14 Maret 2016

Temu Kangen Paseduluran Komunitas Onthel Kartasura Dan Solo

Senin, 16 Mei 2016

Madagaskar Panen Doorprize HERITAGE TRAIL with Putra Putri Solo

Minggu (15/05/2016) hari keberuntungan onthelis madagaskar – kartasura, Kenapa Bisa ??

Naah.. saat event HERITAGE TRAIL with Putra Putri Solo kemarin onthelis madagaskar panen Doorprize di acara tersebut. Puluhan  doorprize yang diberikan paguyuban putra putri solo “panitia” berupa: Kalung Motif RojoMolo, Voucer Gratis Naik Bus Tingkat Werkudoro, Baju Batik Khas Solo, Nginep Hotel Gratis dan masih banyak lain’nya.


Sebelum pembagian doorprize itu  kita disuguhi acara acara sangat menarik dari pentas anak band sampai seni tari yang itu semua diperankan oleh putra putri solo. Sembari menunggu acara yang di nantikan “pengundian hadiah” kita sempet curi curi jebret kamera hp, tentu’nya tak lain dan tak bukan wajah cakep putra putri solo’lah yang menjadi obyek kamera kita, (peran fotografer) hehehe.

Sebelum admin melanjutkan cerita tentang panen doorprize, admin akan sedikit mengutip sejarah.

Pertanyaan: Kenapa panitia HERITAGE TRAIL with Putra Putri Solo memilih Kalung Motif Rojo Molo untuk doorprize acara tersebut ??

Naah.. disini admin bisa menangkap signal yang dipancarkan oleh panitia, Tujuan’nya adalah: untuk mengenal’kan kepada kalayak bahwa Rojo Molo itu masih ada bagian dari cerita sejarah solo.

Kok bisa ??

Mengutip penjelasan dari Pak Tom Tirta & Pak Supri “onthelis madagaskar” di akun groub WA, konon cerita ROJO MOLO itu adalah sebuah ukiran kayu untuk kepala perahu yang sekarang disimpan di museum kasunanan surakartan. Lain cerita rojo molo dipercaya bisa menyedot air dengan cepat saat kota solo banjir bandang ditahun 65, Ungkap’nya.

Kalung Motif Rojo Molo
Kembali Cerita Diatas.. hehehe

Hati senang tambah paseduluran, sehat dan yang paling menggembirakan dapet  doorprize naik bus tingkat werkudoro, ujar Mas Benk salah satu onthelis madagaskar – kartasura. Tak hanya Mas Benk saja yang berhasil dapet doorprize namun Pak Edy, Mas Jhon, Pak Supri dan lain’nya juga mendapatkan’nya. 

Minggu kemarin penuh kegembira’an buat onthelis madagaskar, sangat cucuk sekali dengan penampilan mereka yang penuh semangat di bela bela’in ber’koustum jadoel ala pejuang 45.

Namun lain cerita, Sang Ketum Madagaskar “Komandan ROY” justru nasip belum beruntung mendapatkan doorprize di acara  HERITAGE TRAIL with Putra Putri Solo tersebut. Admin menyimak perbincangan onthelis madagaskar lewat akun groub WA semalem Sang Komandan diserbu dengan foto pose Naik Bus Tingkat oleh Mas Benk dkk saat mereka menukar’kan voucer gratis’nya. Tak lain dan tak bukan itu hanya’lah guyonan semata dalam onthelis madagaskar bersosial.

Naik Bus Tingkat Werkudoro Bersama Putra Putri Solo
Komandan ROY

Hehehe.. Sabar Komandan di event selanjut’nya kamu harus bisa !!

Ditulis Oleh : WahYou Eka

Sabtu, 14 Mei 2016

Komandan ROY With Madagaskar Ngepit Bareng Putra Putri Solo

Selamat Berkunjung Di Website Madagaskar Kartasura Luur..
Pada Sehat Semua To Kalian..
“Salam Madagaskar dan Salam Konco Tjatoet”

Sebelum admin mengulas kegiatan onthelis madagaskar minggu ini (15/05/2016) admin mengajak pembaca semua’nya untuk sejenak menunduk’kan kepala mengenang tragedi 18 tahun (tanggal, 15 mei 1998) silam yang bertepatan pada hari ini, kita doa’kan semoga para pahlawan reformasi yang telah berjuang untuk perubahan bangsa kita INDONESIA mendapati ganjaran dari-NYA.


Ber’Doa Mulai !! 

Hari “Minggu” adalah hari yang ditunggu tunggu para onthelis madagaskar dan onthelis tjatoet, sebab pada hari itu’lah mereka mengadakan kegiatan routin gowes onthel keliling desa desa atau’pun pusat kota. Hari libur yang menyenangkan untuk temu jalin silaturahim dengan teman sesama pecinta sepeda tua, selain kegiatan gowes biasa “jaga kesehatan” acap kali onthelis madagaskar maupun tjatoet mendapati undangan atau ajak’an dari komunitas onthel lain untuk hadir di acara event kota atau memeriahkan peringatan / perayaan dikantor kantor.

Naaah.. kali ini (minggu, 15/05/2016) onthelis madagaskar dan tjatoet mendapat kehormatan “undangan” dari komunitas Onthel Lawas Solo besutan Mas Didik untuk menghadiri acara yang bertajuk “Ayo Ngepit Bareng Putra Putri Solo”. Adapun route perjalanan’nya yaitu: Ngarsopuro, Kampoeng Batik Kauman, Keraton Kasunanan Surakarta, Benteng Vastenburg, Titik Nol Km Solo, Makunegaran, dan finish di Balekambang Solo.

Seperti biasa para onthelis madagaskar dan onthelis tjatoet start dari mabes masing masing skitar pukul 06.00 pagi mereka saling janjian sebelum’nya, namun untuk minggu ini sehubungan kita mau menghadiri acara event kota yang secara kebetulan arah perjalanan dari kartasura ke timur maka onthelis madagaskar nyamperin di mabes tjatoet untuk berangkat bersama sama.
Sebagai komunitas onthel yang taat peraturan, mereka selalu tertip berlalu lintas serta patuh pada rambu rambu yang ada. Naah.. yang ini patut dicontoh buat komunitas onthel yang lain nggih, heuheu.

Derap langkah roda onthel menggelinding dijalan ber’aspal, se’orang kameramen handal “Pak Roy” selalu meliput dokumentasi melalui shot video’nya. Selain sebagai ketum madagaskar Pak Roy juga punya talenta bakat sebagai video citizen yang acap kali hasil garapan’nya menjadikan dokumentasi kenangan buat para onthelis madagaskar dan onthelis tjatoet, Cayoo Pak Roy.. heuheu
Salam Onthelis Nusantara..

Setiba di ngarsopuro onthelis madagaskar dan tjatoet langsung disambut teman teman onthelis solo, kita saling berbagi cerita, foto bersama  serta mengatur posisi parkir sepeda onthel kita sebelum star “Ngepit Bareng Putra Putri Solo” dilangsung’kan. Event paguyuban putra putri solo tersebut dibuka oleh pidato wakil wali kota solo (pak purnomo) skitar pukul 06.50 wib.

Wawali Kota Solo Buka Acara Ngepit Bareng Putra Putri Solo

Tit tit.. Tit tit.. Tit tit.. pertanda waktu barisan ngepit bareng putra putri solo akan di start’kan.
Salah satu panitia penyelenggara bersama Pak Purnomo (wawali kota solo) memberangkat’kan rombongan ngepit bareng putra putri solo, untuk tujuan pertama kita singgah di keraton kesunanan surakarta disana melalui dinas pariwisata solo yang diwakili oleh putra putri solo menerangkan sejarah bangunan keraton solo tersebut dan seterus’nya rombongan sepeda onthel singgah ditiap tiap bangunan bersejarah kota solo lain’nya.

Sehat.. Menarik dan Tambah Pengetahuan, kegiatan gowes minggu ini benar benar mengesan’kan Luur.. heuheu

Lanjut ke perjalanan ngonthel, dari kejauhan sayup sayup terdengar suara musik dari panggung yang kebetulan posisi kita sudah mendekati Taman BaleKambang, Arti’nya: tempat finish sudah didepan mata. Naah.. ditaman balekambang kita disuguhi kesenian kesenian jawa serta batik fasion show yang dibawakan oleh paguyuban putra putri solo, Woow..  putri putri solo sungguh bener bener membuka mata kita dari rasa kantuk setelah kelelahan bersepeda, sebener’nya admin naksir lho salah satu putri solo itu tapi apa daya tangan tak sampe ..hahaha

Taman BaleKambang - Madagaskar & Tjatoet
Putra Putri Solo 2015
Kesenian Budaya Oleh Putra Putri Solo
Madagaskar With Putra Putri Solo Ber'Pose

Suka.. Gembira tiada tara rasa kita disana untuk menikmati suguhan yang disajikan oleh putra putri solo.

Udahan nggih Luur cerita admin.

Admin mohon undur diri mau istirahat sebentar sembari mbayangin wajah cantik putri solo tadi.
Bye.. Bye..

Ditulis Oleh : WahYou Eka

Kamis, 12 Mei 2016

Mbah Suro & Mbah Semar Tokoh Kocak Onthelis Madagaskar

Lucu, Kretif dan Menghibur cara cara bersosial para onthelis madagaskar kepada teman anggota lain’nya. Berikut  salah satu contoh yang diperan’kan oleh Mbah Suro (onthelis madagaskar) lewat video demo iklan’nya beliau sangat menghibur bagi teman teman onthelis.

Usia boleh dibilang sudah tua, namun semangat kreatifitas beliau untuk menghibur teman teman  onthelis dengan aksi kocak’nya sungguh luar biasa. Tak lain dan tak bukan aksi kocak’nya hanya semata mata untuk membuat onthelis madagaskar semakin erat, kompak dan menyatu tidak membedakan usia maupun status sosial.

Tak hanya Mbah Suro, satu lagi onthelis madagaskar yang kocak dalam bersosial pada para onthelis. Sebut saja: Beliau adalah Mbah Semar,  goyangan goyangan yang beliau tampilkan saat madagaskar touring “gowes”  dengan berbekal Mp3 Book mbah semar selalu suguh'kan hiburan yang tak lain hanya semata mata buat pelepas lelah saat onthelis madagaskar sedang ber’istirahat.

Klik Lihat Video Iklan Kocak Mbah Suro:


Cayoo Mbah Suro.. Cayoo Mbah Semar..
Salam Kreatif Buat Madagaskar..

Mbah Semar (kiri) & Pak Roy (kanan)
Ditulis Oleh : WahYou Eka

Rabu, 11 Mei 2016

Soekarno Dan Ibu Fatmawati Naik Sepeda Onthel Di India

photo ambil dari google

Di tahun 1950, presiden Soekarno mendapat undangan dari presiden India Rajendra Prasad untuk berkunjung ke India guna merayakan perayaan kemerdekaan bangsa India dari penjajahan Inggris. Turut serta dalam rombongan presiden republik Indonesia itu adalah Ibu Negara, Fatmawati. Rombongan ini bertolak dari Indonesia pada 23 Januari 1950. Setiba di India rombongan disambut Presiden Rajendra Prasad yang ketika itu berusia 70 tahun.

Setelah beberapa hari tinggal dan dijamu di istana kepresidenan, Bung Karno dan rombongan diundang perdana menteri India yang bernama Jawaharlal Nehru, dan diminta bermalam di rumahnya yang begitu besar dan indah. Fatma sangat mengagumi rumah Nehru yang berkonsep tradisional swadesi. Semua perabot dan perlatan rumah sang perdana menteri yang asli buatan bangsa India sendiri.

Dalam waktu singkat, Fatma sudah sangat akrab dengan Nehru. Ketika itu, usia Fatma baru 28 tahun. Nehru menyayangi Fatma bagaikan anaknya sendiri. Setiap jalan beriringan, Nehru selalu menggandeng tangan Fatma.

Nah, tibalah acara rekreasi. Salah satu objek yang wajib dikunjungi ketika kita ke India tentunya Taj Mahal. Sebuah musoleum yang begitu megah nan indah. Bangunan kuno ini terletak di Agra, Uttar Pradesh. Bangunan berarsitektur Islam India itu dibuat oleh Raja Mongol Shah Jehan pada 1627 – 1666, sebagai hadiah untuk permaisuri sang raja yang cantik jelita. Permaisuri yang ayu ini meninggal dunia pada 1631.

Iring-iringan mobil rombongan petinggi negara ini pun beranjak menuju Agra. Namun ketika dalam perjalanan ban mobil yang dinaiki Bung Karno dan Bu Fatma kempes. Alhasil, mobil yang digunakan presiden Indonesia pertama ini pun berhenti. Bung Karno pun mengajak Bu Fatma keluar dari mobil.

Selagi sopir, pengawal, ajudan sibuk mengganti roda ban mobil, Bung Karno menghampiri seorang warga India yang bersama masyarakat lain menyaksikannya di pinggir jalan. Entah apa yang disampaikan Bung Karno, yang pasti sebentar kemudian warga India itu menyerahkan stang sepeda kepada Bung Karno.

“Ayo Fat,” ajak Bung Karno.

Bu Fatma kaget diajak sang suami naik sepeda. Sambil melangkah ragu mendekati Bung Karno, Bu Fatma berkata “Apakah kita akan melanjutkan perjalanan dengan sepeda. Masih jauhkah untuk sampai di Taj Mahal.  Apa reaksi para petugas protokol kenegaraan India nantinya. Tamu negara kok boncengan sepeda,”
Belum semua pertanyaan itu terjawab, ketika Bu Fatma menempelkan pantatnya diboncengan sepeda. 

“Sudah siap, ayo kita bersepeda,” kata Bung Karno sambil mulai mengayuh sepeda, memboncengkan Fatmawati, menyusuri jalan menuju Taj Mahal di Uttar Pradesh.

Penasaran apa yang terjadi selanjutnya? Yaaa tentu saja selesai petugas mengganti roda, mobil segera menyusul Bung Karno, dan memohon agar presiden Indonesia itu naik mobil kenegaraan kembali. Bagaimana sepedanya? Yaa langsung dikembalikan ke tangan pemiliknya dengan satu catatan sejarah, “Sepeda ini pernah dinaiki Presiden Republik Indonesia, Sukarno dan istrinya, Fatmawati” 

(Oldbike In History, Sumber : wisbenbae. Foto koleksi kitlv, pada foto Bung Karno dan Bu Fatmawati berboncengan naik sepeda di Agra, Uttar Pradesh, India 1950)

Sumber : FB Oldbike In History

Selasa, 10 Mei 2016

VIDEO: Madagaskar Kartasura Untuk BLO IV - Bandoeng


Video ini suatu dokumentasi perjalanan kami "MADAGASKAR" waktu menghadiri event akbar BLO IV - Kota Bandoeng pada 06 - 08 Mei 2016 kemarin.

Pengambilan video oleh Mahendra salah satu onthelis madagaskar dari manuver drone yang ia kemudikan. Video berdurasi sekitar 9:44 menit ini menceritakan perjalanan komunitas onthel madagaskar mulai dari awal sampai akhir perjalanan pulang. Ceki Dooot >>>

Berikut Link Youtube dan Selamat Menikmati:



Diunggah Oleh : I_Mahendra